Jakarta- Polri terus melakukan bantuan sosial di masa Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3. Kali ini, para pedang kaki lima di DKI Jakarta yang menjadi penerima paket sembako.
Kakorlantas Polri, Irjen. Pol. Drs. Istiono, M.H., menjelaskan bahwa pihaknya bekerja sama dengan Asosiasi Pedagang Kaki Lima Indonesia (APKLI) dalam kegiatan bansos ini. Total ada 1.000 pedagang di DKI Jakarta yang menerima paket sembako.
“Pada kesempatan hari ini kita bagi lebih kurang 1.000 paket sembako untuk rekan-rekan pedagang kaki lima yang selama ini mungkin terasa terdampak karena pendapatannya hanya dari ke hari memang terasa turun,” jelas Kakorlantas Polri di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur, Jumat (27/8/2021).
Baca Juga Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster berkesempatan mendampingi beberapa kegiatan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Ibu Wury Ma’ruf Amin serangkaian kunjungan kerja hari keduanya di pulau dewata, bertempat di Istana Tampak Siring, Gianyar, pada Sabtu (10/6/2023). Hadir pula dalam kesempatan tersebut Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE) serta Ketua WHDI Kabupaten Gianyar Ny. Diana Dewi Agung Mayun. Adapun beberapa kegiatan di hari kedua itu yaitu kegiatan senam “Gemu Fa Mi Re” yang diikuti sangat antusias oleh para peserta yang kompak menggunakan seragam berwarna putih. Acara kemudian dilanjutkan dengan membuat kompos bersama ibu-ibu se-Indonesia dan penanaman pohon durian. Selanjutnya acara ketiga yaitu Edukasi Gizi melalui Penyuluhan dan Demonstrasi Masak. Atas berbagai kegiatan tersebut, Ny. Putri Koster haturkan terima kasih atas kepedulian Ibu Iriana Joko Widodo terhadap lingkungan dan perkembangan gizi anak-anak untuk menghindarkan stunting. Menurutnya dengan kepedulian Ibu Negara bisa menggugah masyarakat terutama para Ibu untuk lebih memperhatikan lingkungan dan anak-anak Indonesia. “Melalui pelajaran pembuatan kompos, kita bisa tahu cara menjaga lingkungan dengan memilah sampah dari rumah tangga, apalagi Bali sudah mempunyai Pergub Bali Nomor 47 tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber,” tuturnya dalam kesempatan wawancara. Selain itu, wanita yang akrab disapa Bunda Putri itu pun mengajak kader-kader yang khusus diundang ke Istana Tampak Siring ini untuk ikut mensosialisasikan apa yang sudah disampaikan oleh Ibu Negara. Menurutnya ini merupakan pengalaman serta pelajaran berharga sehingga perlu dibagikan ke lingkungan sekitar. Di lain sisi, pendamping orang nomor satu di Bali itu pun menyinggung tentang edukasi dan pemberian makanan bergizi bagi anak-anak khususnya balita. Seperti yang telah ia gaungkan selama ini dalam aksi sosial dan sosialisasi pada program TP PKK Provinsi Bali, pencegahan stunting harus dilakukan sejak dini, salah satunya yaitu dengan pemberian makanan sehat dan bergizi pada anak-anak. Dan ia pun menyampaikan apresiasi karena Ibu Negara juga sangat konsen akan hal tersebut. Di akhir wawancaranya, Ny. Putri Koster berharap agar para kader TP PKK yang khusus diundang pada kesempatan berharga itu untuk terus mengimplementasikannya. “Jangan berhenti sampai di sini saja, mari terus bergerak menjaga lingkungan dan memperhatikan gizi anak-anak kita, untuk mencetak generasi emas berikutnya,” tandasnya. Hal senada juga disampaikan oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo yang terus menyemangati ibu-ibu dari seluruh Indonesia agar mengabdi untuk lingkungan dan kesehatan anak. Sehingga kegiatan seperti ini tidak hanya berakhir sampai di sini saja, namun terus berlanjut dalam kegiatan sehari-hari.
Dalam penyerahan secara simbolis, Kakorlantas tampak berbincang-bincang ke beberapa pedagang. Istiono juga mendengarkan keluhan para pedagang selama masa pandemi COVID-19.
“Selama ini saya jualan di sekolah, tapi berhubung sekolah libur jadi susah Pak. Tapi ya berhubung namanya jualan ya tetap jalan pak, keliling-keliling aja,” ucap pedagang batagor, Taufiq.
Di samping itu, Istiono juga menanyakan ihwal vaksinasi COVID-19. Sebagian besar para pedagang sudah dilakukan vaksinasi.
“Sudah (divaksin), dua kali,” kata penjual jamu, Maryati saat ditanyai Istiono.
Dalam kesempatan sama, Ketua APKLI, Ali Maksun Atmo memastikan pihaknya selalu mendorong para pedagang kaki lima agar selalu bersemangat di masa pandemi. Ali menyebut, pihaknya juga mendorong agar para pedagang mengikuti vaksinasi COVID-19.
“Sejak Maret 2020 terus mendampingi PKL Pak, dari dua sisi. Satu sisi tetap optimis tetap berjualan untuk mengais rezeki. Satu sisi tetap kita dorong untuk taat protokol kesehatan dan segera melakukan vaksinasi COVID-19,” tutur Ali.
Kakorlantas menambahkan, Polri akan selalu berada bersama masyarakat, meskipun di masa-masa sulit. Dia juga mengingatkan kepada para PKL agar selalu menerapkan protokol kesehatan saat berjualan.
“Pesan untuk rekan-rekan yang terpenting adalah jaga prokes ya. Sekali lagi, yang terpenting lagi adalah pakai masker, ya. Pakai masker. Di mana saja, di tempat umum,” pungkas Jenderal Bintang Dua itu. (*/cr1)
Sumber: banten.siberindo.co