oleh

Anggota DPR RI Pulangkan Bocah Bocor Jantung ke Aceh

-News-10 views

SIN.CO.ID – Anggota DPR RI asal Aceh, Teuku Riefky Harsya (TRH) kembali memulangkan bocah bocor jantung ke Tanah Rencong. Pasien yang dipulangkan kali ini atas nama Aura Ramadhani, warga Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya).

Bocah berusia empat tahun itu tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar, Kamis (4/5/2023), bersama ibunya Uswatun Mukrimah dan Tenaga Ahli TRH, Aidil Mashendra.

“Alhamdulillah hari ini Bapak TRH sudah memulangkan Dek Aura yang pada tanggal 17 April kemarin sudah dilakukan operasi di Jakarta,” kata Aidil kepada wartawan.

Baca Juga  PPSU Kayu Putih Produksi Peti Jenazah Guna Bantu Penanggulangan Covid-19

Ia menjelaskan bahwa Aura dan keluarganya sudah berada di Jakarta selama kurang lebih 5 bulan. Selama di sana, segala biaya ditanggung oleh TRH.

Kegiatan sosial itu, kata Aidil, merupakan wujud perhatian dan komitmen TRH dalam membantu masyarakat Aceh berobat ke Jakarta.

“Dek Aura sudah 5 bulan bersama kami di rumah dinas Bapak TRH di Jakarta dan difasiliasi untuk pengobatannya dan alhamdullillah dokter telah membolehkan pulang setelah dilakukan operasi,” ujarnya.

Aidil menambahkan, berdasarkan catatan saat ini masih ada 33 balita lagi yang masuk dalam daftar antrean pengobatan yang akan difasilitasi oleh Wakil Ketua Komisi I DPR RI itu.

Baca Juga  Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster berkesempatan mendampingi beberapa kegiatan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Ibu Wury Ma’ruf Amin serangkaian kunjungan kerja hari keduanya di pulau dewata, bertempat di Istana Tampak Siring, Gianyar, pada Sabtu (10/6/2023). Hadir pula dalam kesempatan tersebut Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE) serta Ketua WHDI Kabupaten Gianyar Ny. Diana Dewi Agung Mayun. Adapun beberapa kegiatan di hari kedua itu yaitu kegiatan senam “Gemu Fa Mi Re” yang diikuti sangat antusias oleh para peserta yang kompak menggunakan seragam berwarna putih. Acara kemudian dilanjutkan dengan membuat kompos bersama ibu-ibu se-Indonesia dan penanaman pohon durian. Selanjutnya acara ketiga yaitu Edukasi Gizi melalui Penyuluhan dan Demonstrasi Masak. Atas berbagai kegiatan tersebut, Ny. Putri Koster haturkan terima kasih atas kepedulian Ibu Iriana Joko Widodo terhadap lingkungan dan perkembangan gizi anak-anak untuk menghindarkan stunting. Menurutnya dengan kepedulian Ibu Negara bisa menggugah masyarakat terutama para Ibu untuk lebih memperhatikan lingkungan dan anak-anak Indonesia. “Melalui pelajaran pembuatan kompos, kita bisa tahu cara menjaga lingkungan dengan memilah sampah dari rumah tangga, apalagi Bali sudah mempunyai Pergub Bali Nomor 47 tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber,” tuturnya dalam kesempatan wawancara. Selain itu, wanita yang akrab disapa Bunda Putri itu pun mengajak kader-kader yang khusus diundang ke Istana Tampak Siring ini untuk ikut mensosialisasikan apa yang sudah disampaikan oleh Ibu Negara. Menurutnya ini merupakan pengalaman serta pelajaran berharga sehingga perlu dibagikan ke lingkungan sekitar. Di lain sisi, pendamping orang nomor satu di Bali itu pun menyinggung tentang edukasi dan pemberian makanan bergizi bagi anak-anak khususnya balita. Seperti yang telah ia gaungkan selama ini dalam aksi sosial dan sosialisasi pada program TP PKK Provinsi Bali, pencegahan stunting harus dilakukan sejak dini, salah satunya yaitu dengan pemberian makanan sehat dan bergizi pada anak-anak. Dan ia pun menyampaikan apresiasi karena Ibu Negara juga sangat konsen akan hal tersebut. Di akhir wawancaranya, Ny. Putri Koster berharap agar para kader TP PKK yang khusus diundang pada kesempatan berharga itu untuk terus mengimplementasikannya. “Jangan berhenti sampai di sini saja, mari terus bergerak menjaga lingkungan dan memperhatikan gizi anak-anak kita, untuk mencetak generasi emas berikutnya,” tandasnya. Hal senada juga disampaikan oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo yang terus menyemangati ibu-ibu dari seluruh Indonesia agar mengabdi untuk lingkungan dan kesehatan anak. Sehingga kegiatan seperti ini tidak hanya berakhir sampai di sini saja, namun terus berlanjut dalam kegiatan sehari-hari.

“Karena keterbatasan rumah kita, maka hanya bisa menampung lima orang, artinya nanti kita lihat lagi, siapa yang layak dan urgen akan kita bawa ke Jakarta untuk pengobatan,” ungkap Aidil.

Sementara, Uswatun Mukrimah yang merupakan ibu Aura Ramadhani menyampaikan bahwa putrinya kini sudah sehat setelah menjalani operasi dan pengobatan di Jakarta.

“Dua hari sebelum pulang masih ada cairan di parunya, tapi rontgen terakhir sebelum pulang kata dokter cairannya sudah tidak ada lagi, kemudian penyempitan pembuluh darah yang ke paru sudah diperbesar, jantung sudah ditutup kebocorannya,” kata Uswatun.

Baca Juga  Kedaireka dengan Bumdes dan Desa Melakukan Kolaborasi

Selama lima bulan di Jakarta, Uswatun merasa terlayani dan terbantu segala sesuatu yang dibutuhkan. Karena itu, ia menyampaikan terima kasih kepada TRH serta tenaga ahlinya, Aidil Mashendra.

“Harapan semoga ke depan program bapak TRH terus berlanjut, dan dapat membantu kepada pasien yang bocor jantung yang ada di Aceh, semoga bisa mendapat jantung yang sehat seperti anak saya,” harapnya. (RLS)

News Feed