oleh

Bupati Sragen Salurkan Bantuan Bagi Korban Erupsi Gunung Semeru

-News-6 views

SRAGEN – Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati bersama Wakil Bupati Sragen Suroto, Sekda Sragen Tatag Prabawanto, Asisten Bidang Pemerintahan, serta perwakilan dari BPBD dan Dinas Sosial, berangkat ke wilayah terdampak bencana erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang. Mereka menyalurkan bantuan bagi korban erupsi.

Bantuan berupa uang tunai sejumlah Rp300 juta, 11 set MCK (22 bilik),  tiga unit pompa air, 11 batang pipa PVC 1″, 4 batang pipa PVC ½”, 22 kran air dan aksesoris, serta 22 ember dan gayung.

Baca Juga  Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster berkesempatan mendampingi beberapa kegiatan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Ibu Wury Ma’ruf Amin serangkaian kunjungan kerja hari keduanya di pulau dewata, bertempat di Istana Tampak Siring, Gianyar, pada Sabtu (10/6/2023). Hadir pula dalam kesempatan tersebut Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE) serta Ketua WHDI Kabupaten Gianyar Ny. Diana Dewi Agung Mayun. Adapun beberapa kegiatan di hari kedua itu yaitu kegiatan senam “Gemu Fa Mi Re” yang diikuti sangat antusias oleh para peserta yang kompak menggunakan seragam berwarna putih. Acara kemudian dilanjutkan dengan membuat kompos bersama ibu-ibu se-Indonesia dan penanaman pohon durian. Selanjutnya acara ketiga yaitu Edukasi Gizi melalui Penyuluhan dan Demonstrasi Masak. Atas berbagai kegiatan tersebut, Ny. Putri Koster haturkan terima kasih atas kepedulian Ibu Iriana Joko Widodo terhadap lingkungan dan perkembangan gizi anak-anak untuk menghindarkan stunting. Menurutnya dengan kepedulian Ibu Negara bisa menggugah masyarakat terutama para Ibu untuk lebih memperhatikan lingkungan dan anak-anak Indonesia. “Melalui pelajaran pembuatan kompos, kita bisa tahu cara menjaga lingkungan dengan memilah sampah dari rumah tangga, apalagi Bali sudah mempunyai Pergub Bali Nomor 47 tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber,” tuturnya dalam kesempatan wawancara. Selain itu, wanita yang akrab disapa Bunda Putri itu pun mengajak kader-kader yang khusus diundang ke Istana Tampak Siring ini untuk ikut mensosialisasikan apa yang sudah disampaikan oleh Ibu Negara. Menurutnya ini merupakan pengalaman serta pelajaran berharga sehingga perlu dibagikan ke lingkungan sekitar. Di lain sisi, pendamping orang nomor satu di Bali itu pun menyinggung tentang edukasi dan pemberian makanan bergizi bagi anak-anak khususnya balita. Seperti yang telah ia gaungkan selama ini dalam aksi sosial dan sosialisasi pada program TP PKK Provinsi Bali, pencegahan stunting harus dilakukan sejak dini, salah satunya yaitu dengan pemberian makanan sehat dan bergizi pada anak-anak. Dan ia pun menyampaikan apresiasi karena Ibu Negara juga sangat konsen akan hal tersebut. Di akhir wawancaranya, Ny. Putri Koster berharap agar para kader TP PKK yang khusus diundang pada kesempatan berharga itu untuk terus mengimplementasikannya. “Jangan berhenti sampai di sini saja, mari terus bergerak menjaga lingkungan dan memperhatikan gizi anak-anak kita, untuk mencetak generasi emas berikutnya,” tandasnya. Hal senada juga disampaikan oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo yang terus menyemangati ibu-ibu dari seluruh Indonesia agar mengabdi untuk lingkungan dan kesehatan anak. Sehingga kegiatan seperti ini tidak hanya berakhir sampai di sini saja, namun terus berlanjut dalam kegiatan sehari-hari.

“Sebenarnya terkumpul lebih dari Rp500juta, separo dari uang yang terkumpul kami wujudkan dalam bentuk barang,” ungkap bupati, sebelum berangkat dari Pendapa Sumonegaran Rumdin Bupati Sragen, Selasa (21/12/2021).

Ditambahkan, dana yang terkumpul berasal dari donasi ASN Kabupaten Sragen, SH Teratai, UPTPK, dan beberapa perusahaan yang memberikan bantuan.

Yuni mengatakan, sampai saat ini donasi yang masuk ke Pemkab Sragen masih mengalir. Pihaknya berencana, dana yang terkumpul akan diwujudkan dalam bentuk material saat para korban bencana sudah direlokasi.

Baca Juga  Ketua Fraksi Gerindra Minta Pramuka Tetap Jadi Ekskul Wajib di Sekolah

“Sekarang masih mengalir donasi-donasi itu, nanti akan kami wujudkan dalam bentuk barang pada saat sudah ada relokasi. Baik itu material barangkali, bisa saja semen atau besi,” terangnya, dikutip jatengprov.go.id.

Yuni berharap bantuan yang diberikan bisa dimanfaatkan oleh Pemerintah Kabupaten Lumajang, untuk memenuhi kebutuhan pengungsi. (*/cr1)

News Feed