Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi (Nakertransgi) DKI Jakarta menggelar Seleksi Daerah (Selekda) ASEAN Skills Competition (ASC) ke-XIII Tahun 2022 di Pusat Pelatihan Kerja Pengembangan Industri (PPKPI) Pasar Rebo, Jakarta Timur mulai 9-11 Agustus 2022.
Selekda ASC ke-XIII ini diikuti 20 peserta yang terdiri dari 10 orang dari Kejuruan Automobile dan 10 orang Refrigeration and Air Conditioning.
Para peserta merupakan perwakilan dari Pusat Pelatihan Kerja Daerah di lima wilayah, PPKPI Pasar Rebo, perusahaan otomotif dan perwakilsn dari SMKN 54.
Kepala Dinas Nakertransgi DKI Jakarta, Andri Yansyah mengatakan, kegiatan ASC digagas atas kesepakatan bersama antar menteri-menteri yang membidangi ketenagakerjaan negara-negara anggota ASEAN.
Baca Juga Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster berkesempatan mendampingi beberapa kegiatan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Ibu Wury Ma’ruf Amin serangkaian kunjungan kerja hari keduanya di pulau dewata, bertempat di Istana Tampak Siring, Gianyar, pada Sabtu (10/6/2023). Hadir pula dalam kesempatan tersebut Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE) serta Ketua WHDI Kabupaten Gianyar Ny. Diana Dewi Agung Mayun. Adapun beberapa kegiatan di hari kedua itu yaitu kegiatan senam “Gemu Fa Mi Re” yang diikuti sangat antusias oleh para peserta yang kompak menggunakan seragam berwarna putih. Acara kemudian dilanjutkan dengan membuat kompos bersama ibu-ibu se-Indonesia dan penanaman pohon durian. Selanjutnya acara ketiga yaitu Edukasi Gizi melalui Penyuluhan dan Demonstrasi Masak. Atas berbagai kegiatan tersebut, Ny. Putri Koster haturkan terima kasih atas kepedulian Ibu Iriana Joko Widodo terhadap lingkungan dan perkembangan gizi anak-anak untuk menghindarkan stunting. Menurutnya dengan kepedulian Ibu Negara bisa menggugah masyarakat terutama para Ibu untuk lebih memperhatikan lingkungan dan anak-anak Indonesia. “Melalui pelajaran pembuatan kompos, kita bisa tahu cara menjaga lingkungan dengan memilah sampah dari rumah tangga, apalagi Bali sudah mempunyai Pergub Bali Nomor 47 tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber,” tuturnya dalam kesempatan wawancara. Selain itu, wanita yang akrab disapa Bunda Putri itu pun mengajak kader-kader yang khusus diundang ke Istana Tampak Siring ini untuk ikut mensosialisasikan apa yang sudah disampaikan oleh Ibu Negara. Menurutnya ini merupakan pengalaman serta pelajaran berharga sehingga perlu dibagikan ke lingkungan sekitar. Di lain sisi, pendamping orang nomor satu di Bali itu pun menyinggung tentang edukasi dan pemberian makanan bergizi bagi anak-anak khususnya balita. Seperti yang telah ia gaungkan selama ini dalam aksi sosial dan sosialisasi pada program TP PKK Provinsi Bali, pencegahan stunting harus dilakukan sejak dini, salah satunya yaitu dengan pemberian makanan sehat dan bergizi pada anak-anak. Dan ia pun menyampaikan apresiasi karena Ibu Negara juga sangat konsen akan hal tersebut. Di akhir wawancaranya, Ny. Putri Koster berharap agar para kader TP PKK yang khusus diundang pada kesempatan berharga itu untuk terus mengimplementasikannya. “Jangan berhenti sampai di sini saja, mari terus bergerak menjaga lingkungan dan memperhatikan gizi anak-anak kita, untuk mencetak generasi emas berikutnya,” tandasnya. Hal senada juga disampaikan oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo yang terus menyemangati ibu-ibu dari seluruh Indonesia agar mengabdi untuk lingkungan dan kesehatan anak. Sehingga kegiatan seperti ini tidak hanya berakhir sampai di sini saja, namun terus berlanjut dalam kegiatan sehari-hari.
Tujuannya untuk meningkatkan kerja sama pelatihan, mempromosikan pendidikan dan pelatihan vokasi serta meningkatkan kualitas tenaga kerja muda di kawasan ASEAN. ASC XIII sendiri akan digelar di Singapura dari 16-30 Juli 2023 mendatang.
Andri menjelaskan, maksud dan tujuan dilaksanakannya selekda ini sebagai ajang promosi tenaga kerja yang kompeten, memperkuat sinergi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan terkait sekaligus mempromosikan pendidikan serta pelatihan vokasi.
Selekda ini juga dapat meningkatkan kualitas dan daya saing tenaga kerja muda di kawasan ASEAN dan menjaring talenta calon kompetitor ASC XIII yang akan mewakili daerah.
“Bagi Indonesia, menuju ASC XIII menjadi tantangan tersendiri di tengah keterbatasan yang ada. Indonesia harus tetap optimis meraih hasil terbaik,” ujar Andri, Rabu (10/8).
Menurut Andri, Selekda ASC sangat menentukan sukses tidaknya Indonesia di ajang regional ASEAN. Oleh karena itu, Selekda ASC memiliki peran strategis terhadap keberhasilan pembinaan talenta calon kompetitor.
Melansir beritajakarta.id, Keberhasilan pelaksanaan Selekda ASC juga dinilai sangat ditentukan tata kelola, kerja sama dan keterlibatan berbagai pihak dalam memobilisasi sumber daya yang diperlukan.
“Kita harus terus mempertahankan dan meningkatkan prestasi yang dicapai selama ini dengan melaksanakan seleksi untuk menjaring calon-calon kompetitor terbaik,” kata Andri.
Andri menambahkan, Pemprov DKI Jakarta terus berkomitmen dalam meningkatkan keahlian dan keterampilan masyarakat secara profesional guna menyediakan tenaga kerja kompetitif dan berkualitas di dunia kerja.
“Pusat Pelatihan Kerja DKI juga turut berkontribusi menyumbangkan banyak alumninya menjadi peserta Selekda ASC Ke-XIII Tahun 2022,” tandas Andri. (*/cr1)