oleh

Perkuat Kerukunan, Kemenag Aceh Serap Aspirasi Tokoh Agama dan Ormas

-News-10 views

Sin.co.id-Dalam upaya memperkuat kerukunan umat beragama di Serambi Mekkah, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Aceh menggelar pertemuan dengan sejumlah tokoh agama, pimpinan ormas Islam, dan organisasi kepemudaan.

Pertemuan bertajuk ‘Sinergitas Ormas sebagai Perekat Kerukunan Umat’ ini berlangsung di Aula Kanwil Kemenag Aceh, Senin (19/6/2023).

Pertemuan ini dalam rangka mendengarkan pandangan dan aspirasi para pemuka agama, Ormas Islam, dan kepemudaan dalam rangka menyelesaikan persoalan umat beragama di Provinsi Aceh.

Baca Juga  Penanda-tanganan PKS Antara SMSI Dengan TNI AD Bentuk Sinergi Dalam Menjaga NKRI Dan Cita-cita Kemerdekaan

Kegiatan ini dihadiri 42 peserta yang berasal dari unsur tokoh agama, ulama, pimpinan Ormas Islam, Penyuluh Agama Islam, Majelis Taklim, organisasi kepemudaan, dan organisasi kemasjidan.

Kakanwil Kemenag Aceh, Azhari mengatakan, Kementerian Agama membuka ruang bagi Ormas Islam dan organisasi kepemudaan Islam dalam membangun komunikasi, silaturrahmi serta menyatukan persepsi dalam upaya penyelesaian persoalan keummatan.

Baca Juga  Dek Fadh Bersama Warga Teupin Raya Peringati Maulid dan Santuni Anak Yatim

Menurutnya, ormas memegang peran penting dalam bidang dakwah, pendidikan, pelayanan sosial. “Bahkan sekarang harus menjadi kekuatan masyarakat,” ujarnya.

“Ormas Islam dan organisasi kepemudaan diharapkan mampu mengedukasi masyarakat demi merawat keharmonisan kehidupan masyarakat yang lebih baik, serta bisa bekerja sama dengan pemerintah dalam tugas dakwah amar ma’ruf nahi mungkar,” ungkapnya.

Azhari berharap pertemuan ini melahirkan sejumlah solusi dalam upaya meminimalisir persoalan keagamaan yang timbul di tengah masyarakat.

Baca Juga  Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster berkesempatan mendampingi beberapa kegiatan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Ibu Wury Ma’ruf Amin serangkaian kunjungan kerja hari keduanya di pulau dewata, bertempat di Istana Tampak Siring, Gianyar, pada Sabtu (10/6/2023). Hadir pula dalam kesempatan tersebut Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE) serta Ketua WHDI Kabupaten Gianyar Ny. Diana Dewi Agung Mayun. Adapun beberapa kegiatan di hari kedua itu yaitu kegiatan senam “Gemu Fa Mi Re” yang diikuti sangat antusias oleh para peserta yang kompak menggunakan seragam berwarna putih. Acara kemudian dilanjutkan dengan membuat kompos bersama ibu-ibu se-Indonesia dan penanaman pohon durian. Selanjutnya acara ketiga yaitu Edukasi Gizi melalui Penyuluhan dan Demonstrasi Masak. Atas berbagai kegiatan tersebut, Ny. Putri Koster haturkan terima kasih atas kepedulian Ibu Iriana Joko Widodo terhadap lingkungan dan perkembangan gizi anak-anak untuk menghindarkan stunting. Menurutnya dengan kepedulian Ibu Negara bisa menggugah masyarakat terutama para Ibu untuk lebih memperhatikan lingkungan dan anak-anak Indonesia. “Melalui pelajaran pembuatan kompos, kita bisa tahu cara menjaga lingkungan dengan memilah sampah dari rumah tangga, apalagi Bali sudah mempunyai Pergub Bali Nomor 47 tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber,” tuturnya dalam kesempatan wawancara. Selain itu, wanita yang akrab disapa Bunda Putri itu pun mengajak kader-kader yang khusus diundang ke Istana Tampak Siring ini untuk ikut mensosialisasikan apa yang sudah disampaikan oleh Ibu Negara. Menurutnya ini merupakan pengalaman serta pelajaran berharga sehingga perlu dibagikan ke lingkungan sekitar. Di lain sisi, pendamping orang nomor satu di Bali itu pun menyinggung tentang edukasi dan pemberian makanan bergizi bagi anak-anak khususnya balita. Seperti yang telah ia gaungkan selama ini dalam aksi sosial dan sosialisasi pada program TP PKK Provinsi Bali, pencegahan stunting harus dilakukan sejak dini, salah satunya yaitu dengan pemberian makanan sehat dan bergizi pada anak-anak. Dan ia pun menyampaikan apresiasi karena Ibu Negara juga sangat konsen akan hal tersebut. Di akhir wawancaranya, Ny. Putri Koster berharap agar para kader TP PKK yang khusus diundang pada kesempatan berharga itu untuk terus mengimplementasikannya. “Jangan berhenti sampai di sini saja, mari terus bergerak menjaga lingkungan dan memperhatikan gizi anak-anak kita, untuk mencetak generasi emas berikutnya,” tandasnya. Hal senada juga disampaikan oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo yang terus menyemangati ibu-ibu dari seluruh Indonesia agar mengabdi untuk lingkungan dan kesehatan anak. Sehingga kegiatan seperti ini tidak hanya berakhir sampai di sini saja, namun terus berlanjut dalam kegiatan sehari-hari.

“Tentu diskusi satu hari tidak cukup untuk menyelesaikan persoalan, tapi ada upaya kita untuk menyatukan pemikiran terhadap isu-isu yang sedang berkembang. Apalagi sekarang adalah tahun politik untuk itu kita harus saling bahu membahu dalam menjaga persatuan,” ujarnya.  (rls)

News Feed