oleh

Sudin Gulkarmat Jaktim Telah Sosialisasikan Pencegahan Kebakaran di 11.902 Lokasi

-News-5 views

Jakarta – Sepanjang Januari hingga Desember 2021, jajaran Sudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Timur  telah melakukan sosialisasi pencegahan dan penanggulangan kebakaran di 11.902 lokasi. Kegiatan ini disebar di 10 kecamatan dan 65 kelurahan yang ada di wilayah tersebut.

Kasudin Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan Jakarta Timur, Muchtar Zakaria mengatakan , pihaknya melakukan sosialisasi pencegahan kebakaran dengan cara jemput bola. Petugas mendatangi pemukiman warga setiap hari, dengan lokasi berpindah-pindah, untuk memberikan sosialisasi dan edukasi tentang pencegahan kebakaran.

Baca Juga  Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster berkesempatan mendampingi beberapa kegiatan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Ibu Wury Ma’ruf Amin serangkaian kunjungan kerja hari keduanya di pulau dewata, bertempat di Istana Tampak Siring, Gianyar, pada Sabtu (10/6/2023). Hadir pula dalam kesempatan tersebut Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE) serta Ketua WHDI Kabupaten Gianyar Ny. Diana Dewi Agung Mayun. Adapun beberapa kegiatan di hari kedua itu yaitu kegiatan senam “Gemu Fa Mi Re” yang diikuti sangat antusias oleh para peserta yang kompak menggunakan seragam berwarna putih. Acara kemudian dilanjutkan dengan membuat kompos bersama ibu-ibu se-Indonesia dan penanaman pohon durian. Selanjutnya acara ketiga yaitu Edukasi Gizi melalui Penyuluhan dan Demonstrasi Masak. Atas berbagai kegiatan tersebut, Ny. Putri Koster haturkan terima kasih atas kepedulian Ibu Iriana Joko Widodo terhadap lingkungan dan perkembangan gizi anak-anak untuk menghindarkan stunting. Menurutnya dengan kepedulian Ibu Negara bisa menggugah masyarakat terutama para Ibu untuk lebih memperhatikan lingkungan dan anak-anak Indonesia. “Melalui pelajaran pembuatan kompos, kita bisa tahu cara menjaga lingkungan dengan memilah sampah dari rumah tangga, apalagi Bali sudah mempunyai Pergub Bali Nomor 47 tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber,” tuturnya dalam kesempatan wawancara. Selain itu, wanita yang akrab disapa Bunda Putri itu pun mengajak kader-kader yang khusus diundang ke Istana Tampak Siring ini untuk ikut mensosialisasikan apa yang sudah disampaikan oleh Ibu Negara. Menurutnya ini merupakan pengalaman serta pelajaran berharga sehingga perlu dibagikan ke lingkungan sekitar. Di lain sisi, pendamping orang nomor satu di Bali itu pun menyinggung tentang edukasi dan pemberian makanan bergizi bagi anak-anak khususnya balita. Seperti yang telah ia gaungkan selama ini dalam aksi sosial dan sosialisasi pada program TP PKK Provinsi Bali, pencegahan stunting harus dilakukan sejak dini, salah satunya yaitu dengan pemberian makanan sehat dan bergizi pada anak-anak. Dan ia pun menyampaikan apresiasi karena Ibu Negara juga sangat konsen akan hal tersebut. Di akhir wawancaranya, Ny. Putri Koster berharap agar para kader TP PKK yang khusus diundang pada kesempatan berharga itu untuk terus mengimplementasikannya. “Jangan berhenti sampai di sini saja, mari terus bergerak menjaga lingkungan dan memperhatikan gizi anak-anak kita, untuk mencetak generasi emas berikutnya,” tandasnya. Hal senada juga disampaikan oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo yang terus menyemangati ibu-ibu dari seluruh Indonesia agar mengabdi untuk lingkungan dan kesehatan anak. Sehingga kegiatan seperti ini tidak hanya berakhir sampai di sini saja, namun terus berlanjut dalam kegiatan sehari-hari.

“Sosialisasi dilakukan dengan sistem jemput bola, petugas mendatangi warga,” kata Muchtar, Selasa (4/1).

Kasi Pencegahan Sudin Gulkarmat Jakarta Timur, Edi Parwoko menambahkan, dari di 11.902 lokasi sosialisasi itu meliputi rumah ibadah sebanyak 2.970, jalan lingkungan 8.758 dan lembaga pendidikan 174 lokasi.

Untuk melancarkan kegiatan tersebut, jelas Edi, pihaknya mengerahkan 1.449 kendaraan jenis mobil dan 5.207 sepeda motor dengan jumlah personel sebanyak 11.934 orang

Baca Juga  Sudin Gulkarmat Jaktim Berhasil Evakuasi Ular Pyton dan Sanca dari Rumah Warga

“Materi yang disampaikan dalam sosialisasi ini adalah soal pencegahan penanggulangan kebakaran. Selain itu soal protokol kesehatan agar warga mematuhinya, demi pencegahan penyebaran COVID 19 di masa pandemi ini,” kata Edi, dilansir beritajakarta.id.

Dia menjabarkan, selama periode Januari sosialisasi dilakukan di 832 lokasi, Februari 1.263 lokasi, Maret 1.568 lokasi. Kemudian April 1.029 lokasi, Mei 1.131 lokasi, Juni 1.139 lokasi. Selanjutnya Juli 1.098 lokasi, Agustus 936 lokasi, September 942 lokasi, Oktober 754 lokasi, November 554 lokasi dan Desember 656 lokasi.

Baca Juga  Transformasi Digital, Riri Satria: Persoalan Utama adalah Mindset

Dalam menyampaikan sosialisasi pada masyarakat, petugas berkeliling kampung menggunakan mobil atau sepeda motor. Selain itu juga menggunakan alat pengeras suara yang ada di masjid atau musala.

” Usai melakukan sosialisasi petugas selalu membagikan pamflet dan menempelkan stiker di tempat-tempat strategis yang mudah dilihat banyak orang,” pungkasnya. (*/cr1)

News Feed