DEMAK – Pemkab Demak menerima bantuan 25 unit kosentrator oksigen, yakni alat medis yang berfungsi untuk memberikan oksigen bagi orang yang memiliki gangguan pernapasan, dari Djarum Foundation Kudus.
Manajer Public Djarum Foundation Kudus Purwono Nugroho menyampaikan, saat melonjaknya kasus Covid-19 lalu banyak masyarakat yang membutuhkan oksigen, dan semua pihak berebut mendapatkannya, namun terkendala distribusi.
“Nah, alat ini untuk pasien yg tidak bisa mendapatkan oksigen secara mandiri, sehingga alat ini baik untuk tempat isolasi yg tidak ada jaringan oksigen,” ungkapnya, dilansir jatengprov.go.id.
Purwono berharap, kasus Covid-19 dapat terus menurun, sehingga alat tersebut tidak dipakai.
“Jadi yang kami harapkan, alat ini sebagai langkah antisipasi, sehingga harapannya tidak dipakai, dan bisa untuk disimpan saja,” katanya.
Baca Juga Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster berkesempatan mendampingi beberapa kegiatan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Ibu Wury Ma’ruf Amin serangkaian kunjungan kerja hari keduanya di pulau dewata, bertempat di Istana Tampak Siring, Gianyar, pada Sabtu (10/6/2023). Hadir pula dalam kesempatan tersebut Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE) serta Ketua WHDI Kabupaten Gianyar Ny. Diana Dewi Agung Mayun. Adapun beberapa kegiatan di hari kedua itu yaitu kegiatan senam “Gemu Fa Mi Re” yang diikuti sangat antusias oleh para peserta yang kompak menggunakan seragam berwarna putih. Acara kemudian dilanjutkan dengan membuat kompos bersama ibu-ibu se-Indonesia dan penanaman pohon durian. Selanjutnya acara ketiga yaitu Edukasi Gizi melalui Penyuluhan dan Demonstrasi Masak. Atas berbagai kegiatan tersebut, Ny. Putri Koster haturkan terima kasih atas kepedulian Ibu Iriana Joko Widodo terhadap lingkungan dan perkembangan gizi anak-anak untuk menghindarkan stunting. Menurutnya dengan kepedulian Ibu Negara bisa menggugah masyarakat terutama para Ibu untuk lebih memperhatikan lingkungan dan anak-anak Indonesia. “Melalui pelajaran pembuatan kompos, kita bisa tahu cara menjaga lingkungan dengan memilah sampah dari rumah tangga, apalagi Bali sudah mempunyai Pergub Bali Nomor 47 tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber,” tuturnya dalam kesempatan wawancara. Selain itu, wanita yang akrab disapa Bunda Putri itu pun mengajak kader-kader yang khusus diundang ke Istana Tampak Siring ini untuk ikut mensosialisasikan apa yang sudah disampaikan oleh Ibu Negara. Menurutnya ini merupakan pengalaman serta pelajaran berharga sehingga perlu dibagikan ke lingkungan sekitar. Di lain sisi, pendamping orang nomor satu di Bali itu pun menyinggung tentang edukasi dan pemberian makanan bergizi bagi anak-anak khususnya balita. Seperti yang telah ia gaungkan selama ini dalam aksi sosial dan sosialisasi pada program TP PKK Provinsi Bali, pencegahan stunting harus dilakukan sejak dini, salah satunya yaitu dengan pemberian makanan sehat dan bergizi pada anak-anak. Dan ia pun menyampaikan apresiasi karena Ibu Negara juga sangat konsen akan hal tersebut. Di akhir wawancaranya, Ny. Putri Koster berharap agar para kader TP PKK yang khusus diundang pada kesempatan berharga itu untuk terus mengimplementasikannya. “Jangan berhenti sampai di sini saja, mari terus bergerak menjaga lingkungan dan memperhatikan gizi anak-anak kita, untuk mencetak generasi emas berikutnya,” tandasnya. Hal senada juga disampaikan oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo yang terus menyemangati ibu-ibu dari seluruh Indonesia agar mengabdi untuk lingkungan dan kesehatan anak. Sehingga kegiatan seperti ini tidak hanya berakhir sampai di sini saja, namun terus berlanjut dalam kegiatan sehari-hari.
Apresiasi disampaikan Bupati Demak Eisti’anah kepada Djarum Foundation atas bantuan yang telah diserahkan kepada Pemerintah Kabupaten Demak. Bupati berharap, sinergitas antara pemkab dengan Djarum Foundation terus terjalin dengan baik, untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat terutama dalam bidang kesehatan.
Disampaikan, walaupun kasus Covid-19 sudah menurun, masyarakat diminta tetap waspada, dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dan vaksinasi.
“Di mana target vaksin bulan oktober ini harus sudah mencapai 70 persen, kita sekarang untuk vaksin di Kabupaten Demak 63 persen. Untuk rumah sakit, harus tetap di genjot untuk vaksinasinya namun demikian masyarakat harus tetap menjaga prokes,” imbuh bupati. (*/cr1)