Padang – Kapolda Sumbar Irjen. pol. Teddy Minahasa Putra mengajak para orang tua untuk mendukung capaian vaksinasi anak usia 6-11 tahun guna mewujudkan kekebalan komunal dari penularan Covid-19 dan salah satu metode yang digulirkan adalah dengan mengadakan lomba vaksinasi anak usia 6-11 tahun di seluruh SD sederajat di provinsi itu.
Irjen. pol. Teddy Minahasa Putra mengatakan lomba ini untuk mendorong pihak sekolah lebih optimal menggerakkan siswa maupun memberikan edukasi kepada orang tua untuk mendukung vaksinasi usia 6-11 tahun dan tidak ada orang tua yang tidak ingin anaknya sehat.
Baca Juga Ketua TP PKK Provinsi Bali Ny. Putri Koster berkesempatan mendampingi beberapa kegiatan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Ibu Wury Ma’ruf Amin serangkaian kunjungan kerja hari keduanya di pulau dewata, bertempat di Istana Tampak Siring, Gianyar, pada Sabtu (10/6/2023). Hadir pula dalam kesempatan tersebut Organisasi Aksi Solidaritas Era Kabinet Indonesia Maju (OASE) serta Ketua WHDI Kabupaten Gianyar Ny. Diana Dewi Agung Mayun. Adapun beberapa kegiatan di hari kedua itu yaitu kegiatan senam “Gemu Fa Mi Re” yang diikuti sangat antusias oleh para peserta yang kompak menggunakan seragam berwarna putih. Acara kemudian dilanjutkan dengan membuat kompos bersama ibu-ibu se-Indonesia dan penanaman pohon durian. Selanjutnya acara ketiga yaitu Edukasi Gizi melalui Penyuluhan dan Demonstrasi Masak. Atas berbagai kegiatan tersebut, Ny. Putri Koster haturkan terima kasih atas kepedulian Ibu Iriana Joko Widodo terhadap lingkungan dan perkembangan gizi anak-anak untuk menghindarkan stunting. Menurutnya dengan kepedulian Ibu Negara bisa menggugah masyarakat terutama para Ibu untuk lebih memperhatikan lingkungan dan anak-anak Indonesia. “Melalui pelajaran pembuatan kompos, kita bisa tahu cara menjaga lingkungan dengan memilah sampah dari rumah tangga, apalagi Bali sudah mempunyai Pergub Bali Nomor 47 tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber,” tuturnya dalam kesempatan wawancara. Selain itu, wanita yang akrab disapa Bunda Putri itu pun mengajak kader-kader yang khusus diundang ke Istana Tampak Siring ini untuk ikut mensosialisasikan apa yang sudah disampaikan oleh Ibu Negara. Menurutnya ini merupakan pengalaman serta pelajaran berharga sehingga perlu dibagikan ke lingkungan sekitar. Di lain sisi, pendamping orang nomor satu di Bali itu pun menyinggung tentang edukasi dan pemberian makanan bergizi bagi anak-anak khususnya balita. Seperti yang telah ia gaungkan selama ini dalam aksi sosial dan sosialisasi pada program TP PKK Provinsi Bali, pencegahan stunting harus dilakukan sejak dini, salah satunya yaitu dengan pemberian makanan sehat dan bergizi pada anak-anak. Dan ia pun menyampaikan apresiasi karena Ibu Negara juga sangat konsen akan hal tersebut. Di akhir wawancaranya, Ny. Putri Koster berharap agar para kader TP PKK yang khusus diundang pada kesempatan berharga itu untuk terus mengimplementasikannya. “Jangan berhenti sampai di sini saja, mari terus bergerak menjaga lingkungan dan memperhatikan gizi anak-anak kita, untuk mencetak generasi emas berikutnya,” tandasnya. Hal senada juga disampaikan oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo yang terus menyemangati ibu-ibu dari seluruh Indonesia agar mengabdi untuk lingkungan dan kesehatan anak. Sehingga kegiatan seperti ini tidak hanya berakhir sampai di sini saja, namun terus berlanjut dalam kegiatan sehari-hari.
“Setiap orang tua akan melakukan apapun demi kebaikan dan masa depan anak, termasuk menyangkut kesehatan. “Saya yakin di Sumbar yang terkenal dengan suatu bangsa yang religius cendekiawan pasti akan bersikap yang proaktif terhadap pelaksanaan vaksinasi anak,” jelas Kapolda, Kamis (17/2/22).
Hingga saat ini, vaksinasi anak usia 6-11 tahun di Sumatera Barat mencapai 21,21 persen dari 580.957 orang jumlah anak usia tersebut. “Angka ini memang cukup rendah tetapi ada beberapa faktor yang mengakibatkan capaiannya seperti itu, seperti distribusi vaksin yang terlambat dan Sumbar baru mencapai capaian vaksin 70 persen pada awal Januari,” terang Kapolda.
Melansir polri.go.id, pada awal Februari 2022, capaian vaksinasi anak di Sumatera Barat sekitar 6,19 persen. Namun jumlah itu secara perlahan meningkat, terutama setelah adanya lomba Sumbar Sadar Vaksin (Sumdarsin) antar-SD di provinsi itu.
Pada pekan lalu, pihaknya belum mendapatkan distribusi vaksinnya, sedangkan vaksinasi terhadap anak sekolah juga tidak bisa seharian penuh dilaksanakan. Sebab, mereka harus bergiliran ikut vaksin supaya tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar.
Selain itu, ada beberapa keraguan, baik anak maupun orang tua, terkait dengan vaksinasi. Akan tetapi, kendala itu relatif kecil karena semakin hari terjadi peningkatan jumlah orang tua yang memperbolehkan anaknya vaksin. “Saya yakin dan percaya, insya Allah tidak sampai satu bulan sejumlah 580.957 anak usia 6-11 sudah divaksin seluruhnya di Sumbar,” jelas Kapolda. (*/cr1)